Skripsi Saia : The Comparative Analysis of Purchasing Intention Levels through Internet Media (Online Shopping) Based on Types of Consumers’ Lifestyle
ABSTARCT
Elfina xxxxxx, 110xxxxxx, The Comparative Analysis of Purchasing Intention Levels through Internet Media (Online Shopping) Based on Types of Consumers’ Lifestyle, Thesis, Faculty of Psychology of
xxi+109 pages, 7 appendices
This study aims to investigate the difference of consumers’ intention to do online shopping in relation to their lifestyle, as well as to know the lifestyle characteristic of potential consumers in an online sales system. The concept of lifestyle used in this research is based on the theory of Activities, Interest and Opinion (AIO inventory), while Fishbein and Ajzen Theory of Planned Behavior is employed to measure the purchasing intention level among consumers.
The participants in this research are internet users who have access to internet minimum 3 times or 10 hours per week. With accidental sampling methods, 100 people are collected through a lifestyle questionnaire (consists of 48 items) and purchasing intention questionnaire (consists 0f 36 items). Data are then analysis using a set of statistical procedures, including factor analysis, cluster analysis, ANOVA test and cross tabulation (Crosstabs).
The result categories4 types of lifestyle, namely, ordinary minded, fashionable minded, social minded, and working minded. The ANOVA test result F calculated of 2.954 and F table of 2.699 for 5% of significant level (F calculated > F table). This score indicate that there are differences in consumers’ intention in doing online shopping in relation to their lifestyle. In more specific, people under the cluster of fashionable minded are likely to do more online shopping than other clusters.
Keywords : Consumer Lifestyle, Purchasing Intention, AIO Inventory, Theory of Planned Behavior, Online Shopping.
Bibliography, 37 (1989-2009)
-------
Sedikit ringkasan mengenai hasil penelitian saia untuk memenuhi syarat kelulusan...dan akhirnya...Alhamdullillah lulus juga...
Kalo ada yang berminat untuk bertanya, diskusi, bertukar pikiran mengenai topik penelitian saia *karena penelitian saia juga masih banayk kekurangan...bisa hubungi via email di felinophobia@gmail.com
Selasa, November 03, 2009 | Label: Graduation, Jejak Final Projectku, Kuliah, Saia, Task of Psychology | 1 Comments
Indahnya Raja Ampat Island *kapan ya bisa mampir??



Menyadur artikel dari SINI terkagum-kagum melihat sa
ng RAJA AMPAT dan di SINI JUGA ada juga yg DISINI
“ Raja Ampat lies hidden in a remote corner of the sea, surrounded by the world’s most-complicated island geography. It’s a coral universe with enormous currents and tides bathing the reefs in an endless plankton stew. The combination of an infinite range of habitat and rich currents has produced an undersea wilderness dripping in biodiversity. A true Last Place on Earth “ - David Doubilet and Jen Hayes
Kabupaten Raja Ampat adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai. Kepulauan Raja Ampat yang terletak di bagian
barat-laut Propinsi Papua memiliki luas areal daratan dan laut sekitar 9,8 juta acre. Melihat posisinya di kawasan segitiga terumbu karang, yang tepat pada pusat keragaman terumbu karang dunia, maka laut di Kepulauan Raja Ampat diindikasikan sebagai kawasan yang paling kaya keragaman hayatinya di dunia.
Kumpulan terumbu karang yang luas dan kaya ini membuktikkan bahwa terumbu karang di kepulauan ini mampu bertahan terhadap ancaman-ancaman seperti pemutihan karang dan penyakit, dua jenis ancaman yang kini sangat membahayakan kelangsungan hidup terumbu karang di seluruh dunia. Kuatnya arus samudra di Raja Ampat memegang peran penting dalam menyebarkan larva karang dan ikan melewati samudra Hindia dan Pasifik ke ekosistem karang lainnya. Kemampuan tersebut didukung oleh keragaman dan tingkat ketahanannya menjadikan kawasan ini prioritas utama untuk dilindungi.
Pada tahun 2002, The Nature Conservancy (TNC) dan para mitra lainnya mengadakan suatu penelitian ilmiah untuk memperoleh data dan informasi tentang ekosistem laut, daerah bakau dan hutan Kepulauan Raja Ampat. Survei ini menunjukkan bahwa terdapat sejumlah 537 jenis karang, yang sungguh menakjubkan karena mewakili sekitar 75% jenis karang yang ada di dunia. Ditemukan pula 828 jenis ikan dan diperkirakan jumlah keseluruhan jenis ikan di daerah ini 1.074. Di darat, penelitian ini menemukan berbagai tumbuhan hutan, tumbuhan endemik dan jarang, tumbuhan di batuan kapur serta pantai peneluran ribuan penyu.
Kegiatan manusia di kepulauan ini belum memperlihatkan dampak negatif yang berarti dibandingkan dengan kawasan terumbu karang di tempat lainnya di Indonesia, namun ancaman-ancaman karena praktek-praktek yang tidak ramah lingkungan seperti penggunaan bom, racun (sianida), pengambilan telur penyu dan penebangan hutan yang tidak memperhatikan aspek-aspek kelestarian diperkirakan akan mengganggu keutuhan ekosistem yang ada. Pemerintah Indonesia baru saja menetapkan kawasan Raja Ampat sebagai kabupaten baru yang mandiri, yang merupakan kesempatan besar bagi masyarakat setempat untuk mengelola sumberdaya alam Raja Ampat untuk masa depan kehidupan mereka.


Pemerintahan baru ini juga menawarkan peluang untuk turut mempertimbangkan aspek pelestarian alam dalam perencanaan tata ruang kabupaten baru.
Raja Ampat tersusun atas empat pulau besar, yaitu Waigeo, Batanta, Salawati dan Misool serta ratusan pulau kecil. Kepulauan ini merupakan bagian dari bentangan laut daerah Kepala Burung yang termasuk pula kawasan Teluk Cenderawasih, yaitu taman nasional laut terbesar di Indonesia.
Sabtu, Oktober 31, 2009 | Label: Info, Jalan-Jalan | 0 Comments
Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)
Definisi:
Gangguan Stress Pasca Trauma (Post Traumatic Stress Disorder) adalah reaksi maladaptif yang berkelanjutan terhadap suatu pengalaman traumatis. Pengalaman traumatis ini merupakan pengalaman luar biasa yang mencekam, mengerikan, dan mengancam jiwa seseorang, seperti peperangan, korban perkosaan, keorban kecelakaan hebat dan orang-orang yang telah menjadi saksi dari hancurnya rumah-rumah dan lingkungan hidup mereka oleh bencana alam, atau oleh bencana teknologis seperti tabrakan kereta api atau kecelakaan pesawat, dsb.
Gangguan Stress Pasca Trauma ini kemungkinan berlangsung berbulan-bulan, bertahun-tahun atau sampai beberapa dekade dan mungkin baru muncul setelah beberapa bulan atau tahun setelah adanya pemaparan terhadap peristiwa traumatis. Individu akan didiagnosa mengalami PTSD bila setelah periode yang cukup panjang, ia tak mampu kembali ke fungsinya yang semula, dan terus dicekam oleh pengalaman-pengalaman mengganggu
Kerentanan terjadinta Post Traumatic Stress Disorder pada individu sangat tergantung pada beberapa faktor seperti resiliensi dan kerentanan terhadap efek trauma, riwayat penganiayaan seksual masa anak-anak, keparahan trauma, derajat pemaparan, ketersediaan dukungan sosial, penggunaan respon coping aktif dalam menghadapi stresor traumatis, dan perasaan malu. Dalam kaitannya dengan gender, perempuan lebih banyak mengembangkan PTSD sebagai respon terhadap trauma meskipun pria juga sering dihadapkan pada pengalaman traumatis. 
Symptom:
Symtomps yang muncul pada Post Traumatic Stress disorder meliputi:
1.Ingatan atau bayangan mencengkeram tentang trauma, atau merasa seperti kejadian terjadi kembali ("Flashbacks")
2.Respon-respon fisik seperti dada berdebar, munculnya keringat dingin, lemas tubuh atau sesak nafas saat teringat atau berada dalam situasi yang mengingatkan pada kejadian
3.Kewaspadaan berlebih, kebutuhan besar untuk menjaga dan melindungi diri
4.Mudah terbangkitkan ingatannya bila ada stimulus atau rangsang yang berasosiasi dengan trauma (lokasi, kemiripan fisik atau suasana, suara dan bau, dan sebagainya).
Pada beberapa orang dapat terjadi:
1.Mimpi buruk, gangguan tidur
2.Gangguan makan: mual dan muntah, kesulitan makan, atau justru kebutuhan sangat meningkat untuk mengkonsumsi makanan
3.Ketakutan, merasa kembali berada dalam bahaya
4.Kesulitan mengendalikan emosi atau perasaan, misalnya menjadi sensitif, cepat marah, tidak sabar
5.Kesulitan untuk berkonsentrasi atau berpikir jernih.
Barangkali intensitasnya saja yang berbeda-beda antara satu orang dengan yang lain: ada yang menjadi waspada dan takut sangat berlebihan, sehingga bahkan keluar rumah pun tidak bersedia, ada pula yang meski cemas tetap dapat menjalani kehidupannya dengan baik. Ada yang mampu cepat keluar dari trauma, ada pula yang memerlukan waktu lebih lama.
Symtomps PTSD berdasarkan PPDGJ III sebagai berikut:
Diagnosis baru bisa ditegakkan apabila gangguan stres pasca trauma ini timbul dalam kurun waktu 6 bulan setelah kejadian traumatik berat. Gejala yang harus muncul sebagai bukti tambahan selain trauma bahwa seseorang telah mengali gangguan ini adalah:
1.individu tersebut mengalami mimpi-mimpi atau bayang-bayang dari kejadian traumatik tersebut secara berulang-ulang kemabali (flashback)
2.Muncul gangguan otonomik, gangguan afek dan kelainan tingkah laku, gejala ini mungkin saja mewarnai hasil diagnosis akan tetapi sifatnya tidak khas.
Etiology:
1.Etiologi Psikoanalisis
Bisa disebabkan pengalaman masa lalu yang tanpa disadari individu telah membuat individu menjadi trauma dan cemas berlebihan. Dengan kata lain, ada konflik – konflik tak sadar yang tetap tinggal tersembunyi dan merembes ke syaraf kesadaran.
2.Etiologi Kognitif
Adanya cara berpikir yang terdistorsi dan disfungsional, bisa meliputi beberapa hal seperti : prediksi berlebihan terhadap rasa takut, keyakinan yang self – defeating atau irasional, sensitiviras berlebihan terhadap ancaman, sensitivitas kecemasan, salah mengatribusikan sinyal – sinyal tubuh,serta self – efficacy yang rendah
3.Etiologi berdasarkan pendekatan behavioral
Etiologi terjadinya PTSD dapat dijelaskan dengan menggunakan pendekatan behavioral dengan kerangka pikir conditioning. Dalam perspektif classical Conditioning, pengalaman traumatis berfungsi sebagai stimulus tak terkondisi yang dipasangkan dengan stimulus netral seperti sesuatu yang dilihat, suara, dan bau yang diasosiasikan dengan gambaran trauma. Pemaparan terhadap stimuli yang sama atau hampir sama memunculkan kecemasan yang diasosiasikan dengan PTSD
Terapi:
1.Terapi behavior lewat proses khusus yang melibatkan pengandaian mental dari peristiwa yang memicu traumatik dan disandingkan dengan terapi relaksasi. Dengan teknik ini, penderita akan menanggulangi rasa takutnya pada pemicu trauma.
2.Terapi kognitif untuk menghadapi efek peristiwa penyebab trauma. Terapi dengan cara si penderita bercerita bisa membantu penderita mengurangi kenangan buruk masa silam.
3.Terapi psikodinamik dengan memaparkan kembali penderita terhadap peristiwa traumatik namun dengan lingkungan yang lebih mendukung. Dengan terapi ini, penderita akan memahami perasaan sadar dan tak sadar terhadap peristiwa yang mempengaruhinya tersebut dan belajar menerima kondisi.
4.Terapi medis dengan pemberian obat penenang atau obat anti depresann dapat membantu untuk mengobati gangguan-gangguan kecemasan lainnya. Namun masalah potensial dengan terapi obat adalah bahwa pasien kemungkian menganggap perbaikan klinis yang terajadi disebabkan oleh obat dan bukan karena mereka sendiri. Obat tidak mampe memberikan efek kesembuhan secara total karena terapi obat hanya mengobati gejal bukan inti dari masalah trauma itu sendiri.
5.Untuk mengatasi PTSD, kata Tjhin dalam harian republika tertanggal 6 Februari, metode prolonged exposure therapy adalah salah satu metode perawatan psikoterapi yang dapat membantu pasien menghadapi situasi yang ditakuti secara aman dan sistematis. Dalam terapi ini, lanjut dia, pasien akan diarahkan untuk menceritakan peristiwa traumatik yang dialaminya. Pasien juga diarahkan untuk mengenali bagian-bagian paling menakutkan dalam peristiwa itu. `'Tujuannya, untuk melatih otak agar otak tidak sensitif lagi pada peristiwa tersebut,'' jelas Tjhin. Melalui terapi ini pasien akan diarahkan untuk mendukung, memperkuat, dan memperbarui mekanisme adaptasi. `'Psikiater akan membantu untuk meredakan perasaan bersalah, marah, sedih, depresi, cemas, dan mengurangi problem mental yang ada,'' cetusnya. Selain itu, lanjut Tjhin, upaya lain adalah menghindarkan pasien dari pikiran-pikiran, perasaan, orang, tempat, atau apa pun yang dapat membangkitkan ingatan akan peristiwa traumatik yang pernah dialami.
6.Ahli juga bersepakat, penderita trauma juga sebaiknya menghindari makanan/minuman pemicu PTSD seperti kafein (kopi, coklat, teh hitam, dan kola) dan alkohol.
7.Mempertahankan kadar gula darah untuk menyeimbangkan mood.
8.Banyak menkonsumsi buah, sayuran, dan protein dari sayuran seperti kacang-kacangan, serta ikan.
Pendapat lain mengenai cara menghilangkan atau terapi pada klien dengan PTSD adalah sebagai berikut:
1.Mengenali dulu apa yang menjadi penyebab gangguan itu, sebab tidak sama dalam setiap kasus.
2.Kembali lagi pada peristiwa saat itu, dan mengeluarkan emosi yang seharusnya dia keluarkan saat itu. Tentunya dengan bantuan seorang ahli terapi dia mengunjungi kembali saat itu dan mengeluarkan perasaannya yaitu perasaan takut, marah, diekspresikan semua.
3.Setelah itu baru masuk ke yang disebut di dalam ilmu terapi ke arah yang bersifat kognitif. Yaitu penyembuhan kognitif artinya dia akan diajar atau mulai belajar melihat hidup ini atau situasi ini dengan kaca mata yang berbeda. 
Orang yang mengalami gangguan stres pasca trauma ini biasanya menempatkan dirinya sebagai orang yang tak berdaya, nah ini yang perlu disampaikan kepada mereka "TIDAK!" engkau sekarang berdaya, engkau tidaklah setidak berdaya pada waktu engkau masih kecil. Jadi harus dilawan dan diberikan prespektif yang lebih luas.
Selasa, Oktober 27, 2009 | Label: Info, Kuliah, Phobia, Sok Tau, Task of Psychology | 0 Comments
Obsessive Compulsive Disorder ( OCD )
merupakan kelanjutan dari postingan mengenai General Anxiety Disorder...maka Obsessive Compulsive Disorder juga masih berada pada kategori anxiety disorder. Adapun penjelasan yang didapat semasa kuliah Psikologi Abnormal adalah sebagai berikut...
Definisi
Obsesi adalah pikiran, impuls,dan citra yang mengganggu dan berulang yang muncul dengan sendirinya serta tidak dapat dikendalikan, walaupun demikian biasanya tidak selalu tampak irasional bagi individu yang mengalaminya. Secara klinis, obsesi yang paling banyak terjadi berkaitan dengan ketakutan akan kontaminasi , ketakutan mengekspresikan impuls seksual atau agresif, dan ketakutan hipokondrial akan disfungsi tubuh (Jenike, Baer,&Minichiello,1986). Obsesi juga dapat berupa keragu-raguan ekstrem, prokrastinasi, dan ketidaktegasan.
Kompulsi adalah perilaku atau tindakan mental repetitif yang mana seseorang merasa didorong untuk melakukannya dengan tujuan untuk mengurangi ketegangan yang disebabkan pikiran-pikiran obsesif atau untuk mencegah terjadinya suatu bencana. Aktivitas tersebut tidak berhubungan secara realistis dengan tujuan yang ada atau jelas berlebihan. Frekuensi pengulangan suatu tindakan, fisik atau mental, dapat luar biasa tinggi. Kompulsi sering dianggap oleh pelaku sebagai sesuatu yang tidak berasal dari dirinya (ego distonik). Stern dan Cobb (1978) menemukan bahwa 78% dari sampel individu kompulsif memandang ritual mereka sebagai “cukup bodoh atau aneh” walaupun mereka tidak mampu menghentikannya.
Jadi, gangguan obsesif kompulsi merupakan suatu gangguan anxietas di mana pikiran dipenuhi dengan pemikiran yang menetap dan tidak dapat dikendalikan dan individu dipaksa untuk terus-menerus mengulang tindakan tertentu, menyebabkan distress yang signifikan dan mengganggu keberfungsian sehari-hari.
Symptom :
Berdasarkan PPDGJ-III :
Gejala primer kecemasan harus ada hampir setiap hari selama sedikitnya dua minggu berturut-turut atau merupakan sumber distres atau gangguan aktivitas. Gejala-gejala tersebut meliputi :
1.Harus dikenal atau disadari sebagai pikiran atau impuls dari diri individu sendiri.
2.Sedikitnya ada satu pikiran atau tindakan yang masih tidak berhasil dilawan, meskipun ada lainnya yang tidak lagi dilawan oleh penderita.
3.Pikiran untuk melaksanakan tindakan tersebut di atas bukan merupakan hal yang memberi kepuasan atau kesenangan (sekedar perasaan lega dari ketegangan atau kecemasan tidak dianggap sebagai kesenangan sepert dimaksud diatas).
4.Pikiran, bayangan atau impuls tersebut harus merupakan pengulangan yang tidak menyenangkan.
Etiologi
1. Teori Psikoanalisis
Dalam teori psikoanalisis,obsesi kompulsi dipandang sebagai hal yang sama, yang disebabkan oleh dorongan instingtual, seksual, atau agresif yang tidak dapat dikendalikan karena toilet training yang terlalu keras. Yang bersangkutan kemudian terfiksasi pada tahap anal. Simtom-simtom yang muncul dianggap mencerminkan hasil perjuangan antara id dan mekanisme pertahanan.
Alfred Adler memandang gangguan obsesif kompulsif sebagai akibat dari rasa tidak kompeten. Dia percaya bahwa ketika anak-anak tidak didorong untuk mengembangkan suatu perasaan kompeten oleh orang tua yang sangat memanjakan atau sangat dominan, mereka mengalami kompleks inferioritas dan secara tidak sadar dapat melakukan ritual kompulsif untuk menciptakan suatu wilayah dimana mereka dapat menggunakan kendali dan merasa terampil. Adler berpendapat bahwa tindakan kompulsif memungkinkan seseorang sangat terampil dalam suatu hal, bahkan jika suatu hal itu hanya berupa posisi menulis di meja.
2. Teori behavioral dan kognitif
Teori behavioural menganggap kompulsi sebagai perilaku yang dipelajari yang dikuatkan oleh reduksi rasa takut (Meyer & Chesser,1970). Sebagai contoh, mencuci tangan secara kompulsif dipandang sebagai respon pelarian operant yang mengurangi kekhawatiran obsesional dan ketakutan terhadap kontaminasi oleh kotoran dan kuman. Sejalan dengan itu, pengecekan secara kompulsif dapat mengurangi kecemasan terhadap bencana yang diantisipasi pasien jika ritual pengecekan tersebut tidak dilakukan.
Pemikiran lain mengenai pengecekan secara kompulsif adalah bahwa hal itu disebabkan oleh defisit memori. Ketidakmampuan untuk mengingat suatu tindakan secara akurat (seperti mematikan kompor) atau membedakan antara perilaku aktual dan perilaku yang dibayangkan (“Mungkin saya hanya berpikir telah mematikan kompor”) dapat menyebabkan seseorang berulang kali melakukan pengecekan. Namun demikian, sebagian besar studi menemukan bahwa penderita OCD tidak menunjukkan defisit memori. Sebagai contoh, salah satu studi membandingkan pasien penderita OCD, gangguan panik, dan orang-orang normal pada tes mengenai informasi umum. Tidak ada perbedaan diantara ketiga kelompok dalam jumlah jawaban benar. Namun demikian, para pasien penderita OCD kurang yakin dengan jawaban mereka dibanding kelompok normal (Dar dkk.,2000). Dengan demikian, bila memori relevan dengan OCD, tampaknya hanya merupakan masalah keyakinan terhadap memori seseorang dan bukan memori itu sendiri.
Penjelasan kognitif mengenai OCD sama dengan penjelasan Adler. Dihipotesiskan bahwa OCD (sekurang-kurangnya perilaku kompulsif) didorong oleh kebutuhan yang tidak masuk akal untuk merasa kompeten, bahkan sempurna. Jika tidak demikian, orang yang bersangkutan merasa tidak berharga (McFall & Wollersheim, 1979). Teori kognitif yang lain menekankan pada asumsi-asumsi yang mendasari, misalnya keyakinan bahwa orang harus mampu mencegah bahaya bagi orang lain dan bahwa orang harus mampu mengendalikan pikiran-pikirannya (Salkovskis,1985)
3. Faktor Biologis
Encefalitis, cedera kepala, dan tumor otak diasosiasikan dengan terjadinya gangguan obsesif-kompulsif (Jenike,1986). Ketertarikan difokuskan pada dua area otak yang dapat terpengaruh oleh trauma semacam itu, yaitu lobus frontalis dan ganglia basalis, serangkaian nuklei sub-kortikal termasuk caudate, putamen, globus pallidus, dan amygdala. Studi pemindaian dengan PET menunjukkan peningkatan aktivasi pada lobus frontalis pasien OCD, mungkin mencerminkan kekhawatiran mereka yang berlebihan terhadap pikiran mereka sendiri. Untuk memberikan bukti yang mendukung pentingnya dua bagian otak yang telah disebutkan sebelumnya, Rauch dkk.(1994) menstimulasi simtom-simtom OCD dengan memberikan stimuli yang dipilih secara khusus pada para pasien, seperti sarung tangan kotor oleh sampah atau pintu tidak terkunci. Aliran darah di otak meningkat pada daerah frontalis dan beberapa daaerah ganglia basalis. Para pasien penderita OCD juga ditemukan memiliki putamen yang lebih kecil dibanding kelompok kontrol. (Rosenberg dkk,1997)..jpg)
Terapi Gangguan Obsesif-Kompulsif
Gangguan Obsesif kompulsif merupakah salah satu masalah psikologis yang paling sulit ditangani. Para pasien OCD jarang memperoleh kesembuhan. Walau berbagai macam intervensi dapat mengakibatkan perbaikan signifikan, kecenderungan obsesif kompulsif tetap ada hingga suatu titik tertentu, walaupun dalam kontrol yang lebih besar dan dengan penampakan yang lebih sedikit dalam gaya hidup pasien (White & Cole,1990). Berikut adalah beberapa jenis terapi yang digunakan :
1.Terapi Psikoanalisis
Terapi psikoanalisis untuk obsesif kompulsif mirip dengan fobia dan kecemasan menyeluruh, yaitu mengangkat represi dan memberi jalan pada pasien untuk menghadapi hal yang benar-benar ditakutkannya. Karena pikiran yang menggangu dan perilaku kompulsif melindungi ego dari konflik yang ditekan, serta, keduanya merupakan target yang sulit untuk intervensi terapeutik, dan prosedur psikoanalisis serta psikodinamika terkait tidak efektif untuk menangani gangguan ini (Esman,1989). Salah satu pandangan psikoanalisis mengemukakan hipotesis bahwa keragu-raguan yang tampak pada sebagian besar penderita obsesif-kompulsif berasal dari kebutuhan terhadap kepastian benarnya suatu tindakan sebelum tindakan tersebut dilakukan (Salzman,1985). Dengan demikian, pasien harus belajar untuk mentoleransi ketidakpastian dan kecemasan yang dirasakan semua orang seiring mereka menghadapi kenyataan bahwa tidak ada sesuatu yang pasti atau dapat dikendalikan secara mutlak dalam hidup ini. Fokus akhir dalam terapi tetap berupa insight atas berbagai penyebab simtom yang tidak disadari.
2.Pendekatan Behavioral: Pemaparan dan Pencegahan Ritual (ERP-Exposure and Ritual prevention)
Pendekatan behavioral yang paling banyak digunakan,dinilai cukup efektif bagi lebih dari separuh pasien penderita OCD dan diterima secara umum untuk ritual kompulsif, dalam metode ini (kadang disebut flooding) seseorang memaparkan dirinya pada situasi yang menimbulkan tindakan kompulsif, kemudian menghindari untuk tidak melakukan ritual yang biasa dilakukannya. Asumsinya adalah bahwa ritual tersebut merupakan penguatan negatif karena mengurangi kecemasan yang ditimbulkan oleh suatu stimulus atau peristiwa dalam lingkungan. Mencegah seseorang melakukan ritual akan memaparkannya pada stimulus yang menimbulkan kecemasan sehingga memungkinkan terhapusnya kecemasan tersebut. Kadangkala pemaparan dan pencegahan ritual ini dilakukan melalui imajinasi, terutama jika tidak memungkinkan untuk melakukannya secara nyata, contohnya, bila seseorang percaya bahwa ia akan sakit parah apabila tidak melakukan ritual tertentu.
3.Terapi Perilaku Rasional Emotif
Beberapa bukti mendukung efektivitas terapi perilaku rasional emotif untuk mengurangi OCD (a.l., Emmelkamp & Beens,1991). Pemikirannya adalah membantu pasien menghapuskan keyakinan bahwa segala tindakan yang mereka lakukan harus mutlak memberikan hasil sempurna. Terapi kognitif dari beck dapat bermanfaat (Van Oppen dkk.,1995). Dalam pendekatan ini, pasien didorong untuk menguji ketakutan mereka bahwa sesuatu yang mengerikan akan terjadi jika mereka tidak melakukan ritual kompulsif. Jelaslah, bagian ini tidak terpisahkan dalam terapi kognitif semacam itu adalah pemaparan dan pencegahan respon (atau ritual), karena untuk mengevaluasi apakah tidak melakukan ritual kompulsif akan memberikan konsekuensi yang mengerikan, pasien harus menahan diri untuk tidak melakukan ritual tersebut
4.Penanganan Biologis
Obat-obatan yang menigkatkan level serotonin, seperti SSRI dan beberpa tricyclic, merupakan penangan biologis yang paling sering diberikan kepada pasien dengan gangguan obsesif-kompulsif. Kedua kelompok obat-obatan tersebut telah memberikan hasil yang menguntungkan, walaupun perlu dicatat bahwa suatu kajian terhadap penanganan farmakologis oleh dua psikiater merendahkan pentingnya ERP sebagai pendekatan baris pertama (Rauch&Jenike,1998) . Beberapa studi menunjukkan bahwa antidepresan trycilic kurang efektif dibandingkan ERP (balkom dkk.,1994), dan suatu studi terhadap antidepresan menunjukkan perbaikan ritual kompulsif hanya pada pasien OCD yang juga menderita depresi (Marks dkk.,1980). Dalam studi lain, manfaat antidepresan trycilic bagi OCD ternyata hanya berjangka pendek;penghentian obat ini memicu 90 persen tingkat kekambuhan, jauh lebih tinggi daripada pencegahan respon (pato dkk.,1988). Diatas segalanya gambaran mengenai efektivitas antidepresan trycilic tidak pasti. Penelitian menunjukkan bahwa penghambat pengembalian serotonin, seperti fluoxetin (Prozac), menghasilkan perbaikan lebih besar bagi pasiien OCD dibanding placebo atau trycilic (Kronig dkk.,1999). Tetapi ternyata simtom-simtom akan terjadi kembali jika pemakaian dihentikan.
Peningkatan teknologi dalam pengukuran berbagai aspek aktivitas otak mendorong para peneliti untuk mencari perubahan otak yang disebabkan oleh intervensi terapeutik. Salah satu studi yang pantas dicatat membandingkan fluoxetine (Prozac) dengan pemaparan nyata plus pencegahan reapon dan menemukan bahwa perbaikan kondisi OCD yang dihasilkan oleh kedua terapu tersebut diasosiasikan dengan perubahan yang sama dalam fungsi otak, yaitu,berkurangnya aktivitas metabolik dalam caudata nucleus kanan, dimana aktivitas yang berlebihan dikaitkan dengan OCD (Baxter dkk.,1992). Hanya pasien yang secara klinis mengalami perbaikan kondisi menunjukkan perubahan aktivitas otak tersebut sebagaimana terukur oleh pemindaian PET. Penemuan semacam itu menunjukkan bahwa berbagai terapi yang benar-benar berbeda dapat berhasil karena alasan yang sama, karena berbagai terapi tersebut menggunakan cara yang berbeda untuk mempengaruhi faktor-faktor yang sama pada otak.
Senin, Oktober 26, 2009 | Label: Info, Kuliah, Sok Tau, Task of Psychology | 4 Comments
General Anxiety Disorder (GAD)
TUGAS MATA KULIAH PSIKOLOGI ABNORMAL
“DEFINISI, SYMTOMPS, ETIOLOGY, TERAPI DARI GAD”
General Anxiety Disorder (GAD)
Definisi :
GAD merupakan salah satu kecemasan yang dikarakteristikkan dengan adanya kecemasan yang tidak terkontrol, irasional, terus-menerus, kuat mengenai hal-hal dalam kehidupan sehari-hari, dimana hal-hal tersebut dicemaskan secara berlebihan atau tidak sewajarnya mencemaskan hal-hal tersebut secara berlebihan. Gangguan ini ditandai dengan kecemasan yang persisten yang tidak dipicu oleh suatu objek, situasi atau aktifitas yang spesifik.
Kecemasan seringkali mengganggu aktifitas kehidupan sehari-hari dan mengganggu fungsi seseorang sebagai seorang individu. Kecemasan tersebut meliputi kecemasan secara berlebihan dan ekstrim mengenai permasalahan tertentu, seperti keuangan, keluarga, permasalahan dan juga pekerjaan. Dan mayoritas penderitanya adalah wanita dan gangguan ini termasuk gangguan yang stabil yang umumnya mucul saat masa remaja dan berlangsung terus sepanjang hidup (Rapee,1998).
GAD sering ada bersamaan (comorbid) dengan gangguan lain, seperti depresi, agoraphobia dan obsesif kompulsif.
Symptom :
Ciri terkait meliputi (APA, 2002) :
1. Perasaan tegang, was-was atau khawatir
2. Mudah lelah
3. Kesulitan dalam berkonsentrasi atau mudah untuk berpikiran kosong
4. Iritabilitas
5. Ketegangan otot
6. Adanya gangguan tidur (sulit tidur atau tidur yang gelisah )
Symtops General Anxety Disorder berdasarkan PPDGJ-III :
Gejala primer kecemasan harus berlangsung hampir setiap hari selama beberapa minggu, bahkan biasanya sampai beberapa bulan, gejala tersebut meliputi :
1.Kecemasan tentang masa depan (khawatir akan nasib buruk, perasaan gelisah seperti di ujung tanduk, sulit berkonsentrasi, dll..)
2.Ketegangan motorik (gelisah, sakit kepala, gemetaran dan tidak dapat santai)
3.Overaktivitas otonomik (kepala terasa rungan, berkeringat, takikardi, takikpne, keluhan epigastrik, pusing kepala, mulut kering, dll..)
4.Pada anak-anak : Adanya kebutuhan berlebihan untuk ditenangkan (reassurance) serta keluhan-keluhan somatik berulang.
5.Pada beberapa penderita ditemui adanya gangguan tidur, seperti sulit untuk tidur, sulit untuk terus tidur, atau tidur yang gelisah dan tidak memuaskan.
Etiology
Ada beberapa etiologi dalam terjadinya GAD, yaitu :
1.Etiologi Psikoanalisis
Bisa disebabkan pengalaman masa lalu yang tanpa disadari individu telah membuat individu menjadi trauma dan cemas berlebihan. Dengan kata lain, ada konflik – konflik tak sadar yang tetap tinggal tersembunyi dan merembes ke syaraf kesadaran.
2.Etiologi Kognitif
Adanya cara berpikir yang terdistorsi dan disfungsional, bisa meliputi beberapa hal seperti : prediksi berlebihan terhadap rasa takut, keyakinan yang self – defeating atau irasional, sensitiviras berlebihan terhadap ancaman, sensitivitas kecemasan, salah mengatribusikan sinyal – sinyal tubuh,serta self – efficacy yang rendah.
3.Etiologi Biologis
Faktor genetik (hereditas) berpengaruh dalam perkembangan kecemasan
Terapi
Terapi – terapi yang bisa digunakan dalam menangani GAD, antara lain :
1.Terapi Psikoanalisis
Membantu menemukan sumber konflik dan menyadarkan bahwa kecemasan klien itu merupakan simbolisasi dari konflik dalam (inner conflict)
2. Terapi Kognitif
Dapat dilakukan melalui cognitive restructuring (restrukturing kognitif). Terapi kognitif ini dapat dikembangkan menjadi terapi kognitif – behavioral dengan cara memadukan teknik – teknik behavioral seperti pemaparan dan teknik – teknik kognitif seperti restrukturing kognitif .
3. Terapi Biologis
Penggunaan obat – obat penenang dosis ringan pada penderita. Salah satu caranya adalah menggunakan SSRI dan obat – obatan tertentu. SSRI adalah kepanjangan dari Selective Serotonin Reuptake Inhibitors yang merupkan antidepresan yang mempengaruhi aktifitas kimiawi otak yang menghambat reabsorbsi serotonin di dalam otak. SSRI yang umumnya diberikan pada penderita GAD adalah : flouxetine (Prozac), paroxetine (Paxil) dan ecitalopram (Lexapro). Sedangkan untuk obat-obatan yang umumnya juga diberikan pada penderita GAD adalah Benzodiazepine yaitu perangsang yang cepat bereaksi, penggunaan obat jenis ini tidaklah dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang karena dapat menyebabkan ketergantungan (habit-forming). Benzodiazepine yang umumnya diberikan adalah : alprazolam (Xanax), chlorodiazepoxide ( Libirium).
Isu penting dalam terapi biologis adalah akan adanya kemungkinan kambuh pada ‘gangguan’ yang dialami penderita jika penggunaan obat dihentikan. Dan kalaupun terjadi perbaikan pada penderita, perbaikan itu sifatnya terjadi karena faktor klinis, bukan karena sumber daya penderita sendiri.
Minggu, Oktober 25, 2009 | Label: Info, Kuliah, Sok Tau, Task of Psychology | 0 Comments
Analisis Kasus Disleksia - Reading Disorder
Tugas Mata Kuliah Kesbel (Kesulitan Belanjar) semester 6
Sumber Kasus : Di sini
Sebut saja namanya Denny, bocah berusia delapan tahun. Di sekolah, anak ini tidak hanya lincah, tetapi juga mudah bergaul dengan siapa saja. Namun Denny sering membuat ayah dan ibunya bingung karena tingkah-laku dan cara berpikir yang berbeda. Denny memiliki sikap pelupa, tidak suka membaca, sulit mengeja, dan lemah memahami konsep dalam subjek matematika dan sering tidak memahami apa yang dibacanya.
Orangtua Denny mendapat laporan dari guru bahwa anak itu sulit menghafal abjad, susah menghafal nama hari sesuai urutannya, dan sulit menulis. Abjad ditulisnya tidak sesuai dengan pembentukan benar. Dia juga sering keliru menulif huruf b dan d, p dan q. Huruf z, j, dan g, sering ditulis terbalik. Akhirnya Denny belum dapat membaca dengan lancar, meskipun sudah naik kelas. Tetapi di balik itu, dia fasih berbicara dan sering memberikan ide menarik. Ia lebih senang mendengar cerita yang dibacakan guru, dibanding membaca.
Suatu ketika ketika ditanya kenapa ia tidak mau membaca, Denny mengatakan saat membuka buku ia melihat huruf yang ada di dalamnya campur-aduk, sehingga kata-katanya tidak jelas. Akhirnya diketahui Denny mengalami disleksia.
Belajar dari pengalaman Denny, biasanya sebagian orangtua gemas ketika melihat anaknya lamban, terutama saat membaca dan menulis. Orangtua umumnya langsung mengklaim anaknya memiliki kekurangan inteligensia. Padahal ketika si anak kesulitan dengan kata-kata, baik saat membaca atau menulis, serta menerangkan sesuatu, kemungkinan si anak mengalami disleksia. 
ANALISIS menurut penulis :
Dari kasus yang telah dipaparkan di atas dapat disimpulkan bahwa Denny mengalami disleksia. Yang unik, sebagian besar penderita disleksia adalah kaum lelaki, seperti Denny. Disleksia merupakan salah satu bentuk dari Learning Disabilities (LD). Disleksia berasal dari bahasa Yunani, ‘‘dys’‘ yang artinya sulit, dan ‘‘lex’‘ yang berarti berbicara.
Disleksia tidak disebabkan oleh kelainan fisik ataupun mental, karena si penderita memiliki kemampuan intelegensi yang normal. Hanya saja, ia memiliki masalah yang berhubungan dengan kata dan simbol tulisan. Sehingga ia terus menerus melakukan kesalahan dalam membaca, menulis, mengeja dan terkadang matematika dan notasi musik. Bentuk klinis disleksia itu bermacam-macam, diantaranya sulit menyebut nama benda yang sangat sederhana, padahal anak itu mengenal betul benda tersebut seperti pensil, buku, sepatu dll. Gangguan lain bisa juga dalam kemampuan menulis huruf, misalnya "p" ditulis "q", atau "d" ditulis "b".
Disleksia tidak sama dengan penyandang cacat mental. Seorang anak yang mengalami disleksia murni, dalam arti mengalami suatu gangguan perkembangan spesifik pada tahap usia tertentu, dengan pertumbuhan otak dan sel otaknya yang sudah mulai sempurna, ia akan dapat mengatasi gangguan disleksianya.
Pada umumnya anak yang mendapat gangguan disleksia mempunyai tingkat intelegensi yang normal, bahkan ada yang mempunyai tingkat intelegensi di atas normal. Jadi jangan menganggap bahwa anak yang menderita gangguan disleksia itu berarti anak yang bodoh atau terbelakang. Yang terpenting ketika ditemukan disleksia pada seorang anak, berilah terapi sedini mungkin yang dilakukan dengan penuh kesabaran dan ketelatenan Khusus utuk penderita disleksia yang disertai gangguan penyerta, dalam proses terapinya ditambah dengan terapi perilaku.
PENANGANAN :
Ada banyak hal yang dapat kita lakukan dalam menyikapi anak – anak yang mengalami disleksia. Karena disleksia bukanlah penyakit yang dapat sembuh dengan meminum obat-obatan, melalui metode belajar khusus, dukungan dan kesabaran orang tua maupun para pendidik, anak yang menderita disleksia akan dapat mengatasi kesulitan baca tulisnya sehingga ia lebih percaya diri dan termotivasi baik. Karena itu, orang tua maupun para pendidik sangat berperan dimana keduanya merupakan pihak sangat sering berinteraksi dengan anak – anak yang mengalami disleksia tersebut. Tatalaksana disleksia diarahkan pada kehidupan penderita. Pada anak yang masih kecil tatalaksana diarahkan pada perbaikan. Setelah anak semakin besar maka tatalaksana diarahkan pada proses adaptasi.
a. Orang Tua
Yang harus dilakukan orang tua adalah mengenali gangguan tersebut sejak dini dan membantu anak mengatasi kesulitan baca tulisnya, meskipun sayangnya, tak banyak orang tua yang dapat langsung mendeteksi gangguan disleksia pada anaknya sehingga label malas, susah berkonsentrasi bahkan bodoh diberikan kepada anaknya. Selain itu orang tua dapat memberikan umpan balik berupa reward kepada anaknya apabila anaknya telah mencapai suatu kemajuan dengan dapat mengatasi kesulitan yang dihadapinya.
b. Pihak Pendidik
Anak dengan disleksia yang disekolahkan bersama dengan anak-anak normal dapat membuat mereka merasa "bodoh" sebab mereka tidak dapat keluar dari permasalahan itu. Selanjutnya mereka gagal naik kelas, menutup diri dan frustasi. Para pendidik ditekankan untuk mengidentifikasi ketidakmampuan belajar sedini mungkin, sehingga anak dapat diberikan pendidikan alternatif dan dapat menjadi anak yang berprestasi pula disekolahnya. Memang banyak anak-anak dengan disleksia dapat belajar dan diijinkan masuk di kelas reguler, namun mereka haruslah mendapatkan lingkungan yang baik dan mendukung, menyediakan pengajar yang mengerti dan ahli yang dapat memberikan intervensi.
Program intervensi yang diberikan merupakan faktor-faktor penting dalam membaca yaitu mengajarkan anak untuk memanipulasi fonem dengan huruf, memfokuskan instruksi pada satu atau dua jenis manipulasi fonem, pola pengajaran dalam kelompok kecil, dan instruksi yang sistematis dan eksplisit. Intervensi yang efektif akan mengajarkan anak untuk mengerti bagaimana huruf berhubungan dengan suara dari huruf tersebut serta pola mengeja, selain itu mereka harus diberi audiotaping saat belajar atau lembaran text, menggunakan flashcard atau kartu pengingat untuk mampelajari sesuatu yang baru, selalu tempatkan anak tersebut posisi depan bila dikelas sehingga pengajar dapat memantau dengan baik dan menggunakan komputer untuk mengeja dan memeriksa tata bahasanya.
Para penderita disleksia dapat diajarkan untuk mengikuti latihan seperti berdiri di atas papan bergoyang, melempar kantung dan mengayunkan bola selama sepuluh menit dua kali sehari. Kemampuan mereka memang mengalami peningkatan, terutama dalam hal membaca, sains dan matematika, subjek pelajaran yang kerap kurang mampu dipahami penderita disleksia
Jumat, September 11, 2009 | Label: Info, Kuliah, Sok Tau, Task of Psychology | 6 Comments
Lifehouse - Chapter One

All The Stars Are Out Tonight It Feels As Though I Might
Make Some Sense Out Of This Madness Will It Turn Out Right
Who's To Say Where The Wind Will Blow
Time Will Tell Us If We're Out Of Answers When It Stops
Climb Back Down To The Beginning
Take It From The Top
Who's To Say Where The Wind Will Blow
What Happens When All Your Dreams Are Lying On The Ground
Do You Pick Up The Pieces All Around
And If The World Should Fall Apart Hold On To What You Know
Take Your Chances Turn Around And Go
All The Leaves Are Turning And The Sky Fades To Gray
Strange Our Life Coincides With The Seasons Of Today
Who's To Say Where The Wind Will Blow
What Happens When Everything Is Lying On The Ground
Do You Pick Up The Pieces All Around
And If The World Should Fall Apart Hold On To What You Know
Take Your Chances Turn Around And Go
Carry On You Say
Bring The Best Of Today
All I See Is Struggling On The Way
Maybe When The Sun Crashes Through The Gray
I Can Find The Strength To Make It Through The Day
Through The Day
What Happens When All Your Dreams Are Lying On The Ground
Do You Pick Up The Pieces All Around
And If The World Should Fall Apart Hold On To What You Know
Take Your Chances Turn Around And Go
Take Your Chances Turn Around And Go
*Lagu ini yang selalu menemani saia selagi mengerjakan skripsi...it's nice song...
Jumat, September 11, 2009 | Label: Song | 0 Comments
Tips Sehat dan Fit Di Bulan Puasa
Bulan Ramadhan...bulan dimana saatnya umat muslim wajib menjalankan ibadah puasa,sunah untuk melakukan sholat tarawih,wajib berzakat bagi yg mampu dan alangkah baiknya membaca Al-Quran sebanyak-banyaknya kita membaca koran harian.Bulan ramadhan,bulan penuh pengampunan,penuh pengabulan,penuh hikmah,penuh rizki dan penuh hidayah..maka perbanyaklah beribadah dan beramal maka Allah pun juga tak akan segan memberi kenikmatan yang maha dahsyat pada kita..amin.
Selain kegiatan rohani yang ditingkatan,aktivitas sehari-hari pun jangan dilupakan.Jangan menjadikan ibadah puasa sebagai alasan untuk malas bekerja,kuliah,sekolah...Meskipun dalam bulan puasa ini aktivitas tidurpun menjadi ibadah,namun harus tetap sesuai porsinya karena Allah tidak suka hal yang berlebihan...
Buat yang nganggur dirumah ataupun yang full activities dibulan Ramadhan ini,saya ada tips untuk menjaga kesehatan dan agar anda tetap bersemangat untuk beraktivitas :
1. Lakukan aktivitas seperti biasa dengan diawali senyum,karena senyum itu ibadah ^^.
2. Disaat sahur dan berbuka puasa tiba,hendaknya mengkonsumsi sayur dan buah lebih baaannyyaak...selain untuk membuat tubuh tetap fit, sayur dan buah juga bisa meminimalisasikan bau mulut sewaktu puasa,lbih baik jika kita menggunakan mouthwash setelah menyikat gigi...*menurut artikel di majalah @.@
3. Biasanya dipagi hari kita merasa kembung atau mual ketika bgun tidur...maka sebaiknya setelah makan sahur jangan tidur lagi karena mungkin makanan yg kita makan belum mengalami proses penceranaan yg baik, jadi tunggulah waktu sholat subuh,dan lakukan aktivitas pagi misalnya olahraga ringan,menyirami tanaman,membaca,nonton tivi juga boleh deh...meski mungkin akan menimbulkan rasa mengantuk yg sangat di siang hari ^^. Kalo terasa ngantuk berwudhulah...ato lakukan aktivitas lain yg menyenangkan...kalo saya sih mending nonton dvd...
4. Beristirahatlah yang cukup...tidur siang misalnya dari jam 2 siang dan bangun jam 4sore.Atau untuk yang dikantor,bisa sedikit mengalihkan perhatian dgn mengobrol (*tp g blh ngomongin org lho), tidur sejenak jika memungkinkan, berselancar didunia maya (*kan bs mobile)..ya seengaknya si bos bisa maklum kan di bulan puasa gini :p
5. Selama bulan puasa hendaknya mengkonsumsi banyak makanan yg menggandung AIR,minumlah air putih min 2L per hari,makanlah yg manis-manis saat berbuka,kurangi makan makanan yang pedas dan asam...Air putih sangat membantu kita lho dalam puasaan gini,coba aja deh. ^^ *saya sih AirPutihHolic :D
6. Jangan lupa : sholat 5 waktu, tarawih, beramal zakat, membaca Al-Quran, hindari perbuatan makziat, dan perbanyak ibadah *sedang menempuh proses perbaikan diri untuk mendekatkan diri padaNYA..
Sedikit tips diatas moga bisa jadi masukan,dan membantu anda dlm berpuasa...Semoga puasa kita diterima oleh Nya...amin..
.::SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA::.
Kamis, Agustus 27, 2009 | | 4 Comments
Sinopsis Film : The Curious Case of Benjamin Button
Cerita dimulai di sebuah rumah sakit New Orleans, pada bulan Agustus 2005, Orang tua Daisy di bangsal tempat tidur rumah sakit dengan anaknya Caroline. Daisy memulai cerita yang bernama clockmaker Gateau (Koteas) yang biasa di panggil Mr. Cake yang bertugas untuk membuat sebuah jam di stasiun kereta api di New Orleans. Setelah menerima berita kematian anaknya dimedan perang, dia bekerja siang dan malam hanya untuk jam saja, dengan sengaja dia merancang untuk waktunya mundur kebelakang, dengan harapan bahwa mereka akan membawa kembali orang - orang yang meninggal dalam perang.
Lalu Daisy meminta Caroline untuk membacakan dari buku harian yang berisi foto dan kartu pos yang ditulis oleh Benjamin Button ( Brad Pitt ). Caroline mulai membaca cerita sebagai transisi ke Benjamin sebagai titik cerita utama.
Suatu hari, pada tanggal 11 November 1918, orang dari New Orleans merayakan akhir Great War. Kemenangan dari Perang Dunia I, ada bayi laki - laki yang lahir dengan tampilan fisik seperti seorang lelaki berusia 80 tahun-an. Ibu bayi tersebut meninggal sesaat setelah melahirkan dan ayahnya ( Thomas Tombol ) membawa bayi itu dan meninggalkannya disebuah rumah panti jompo. Queenie ( Henson ) dan Tizzy ( Ali ), Pasangan Afrika dan Amerika yang bekerja di panti jompo, yang menemukan bayi itu. Berhubung Queenie tidak bisa mengandung, dia memutuskan untuk membawa bayi dan dianggap sebagai anaknya sendiri. Lalu diberi nama Benjamin.
Di cerita ini, Benjamin mulai tumbuh secara fisik lebih tua tetapi umur yang muda, lalu sekitar tahun 1930, disaat dia masih seperti umur 70 tahun-an, dia bertemu dengan seorang gadis muda bernama Daisy ( Fanning ),dia tinggal bersama neneknya di panti jompo. Disitu dia bermain bersama dan mendengarkan Daisy dari nenek membaca dari cerita Hikayat.
Beberapa tahun kemudian Benjamin bekerja di sebuah kapal penarik di dermaga New Orleans bersama Kapten Kapal Mike ( Jared Harris ). Mereka dalam waktu luang, kapten yang membawa dia ke hotel dan bar. Dan tentu saja permainan para pria dengan wanita nakal ... Lokalisasi. Karena sang kapten kapal tidak percaya bahwa Benjamin tidak pernah bersama wanita sampai umur setua itu. Padahal Benjamin masih sangat muda tetapi fisik yang tua. Lalu untuk pertama kali nya, dia bertemu dengan Thomas Tombol, tetapi dia tidak memperlihatkan bahwa dia ayah dari Benjamin. Lalu, Benjamin meninggalkan New Orleans bersama awak kapal penarik untuk jangka panjang dalam perjanjian kerja. Oh iya, Sebelum meninggalkan New Orleans, Benjamin membuat janji dengan Daisy untuk menulis surat dan mengirim foto apabila Benjamin singgah di suatu tempat.
Suatu ketika di Rusia, Benjamin bertemu seorang wanita Inggris yang bernama Elizabeth Abbott ( Tilda Swinton ) dan akhirnya Benjamin jatuh cinta. Tetapi sayangnya Elizabeth sudah menikah dengan seorang mata - mata pemerintah Inggris. Suatu hari, pada tanggal 8 Desember 1941, saat hari serangan Pearl Harbor, Elizabeth menghilang dan meninggalkan Benjamin. Lalu meninggalkan catatan di balik pintu hotel dimana Benjamin tinggal dan isinya: "It was nice to have met you."
Lalu Benjamin dan Kapten Mike beserta awak kapal berangkat Perang Dunia II. Tetapi tragisnya kapten kapal dan beserta awak lainnya tewas tertembak oleh kapal selam milik dari Jerman di Samudera Atlantik. Lalu Benjamin diselamatkan oleh tentara Laut Amerika Serikat.Di atas kapal, Benjamin melihat keanehan yang mana ada Capung ditengah laut yang terbang hingga sejauh sampai tengah samudera yang melambangkan semangat kapten kapal Mike yang masih hidup di hati Benjamin. Saya saja tertawa dan bahagia ketika kapten Mike tertembak, kata2 - nya bilang tembakannya telah merusak keindahan tatonya.Disitulah Benjamin melihat kematian dengan cara yang berbeda yang berbeda dengan kejadian di rumahnya ( Panti Jompo ) yang mana kematian nya lebih alami.
Tahun 1945, Benjamin kembali ke New Orleans dan kembali bertemu dengan Thomas Tombol yang sekarat. Thomas akhirnya mengatakan ke Benjamin bahwa dia ayah kandungnya dan berniat memberikan seluruh aset kekayaannya ke Benjamin, termasuk rumah dan keluarga Tombol pabrik. Lalu seketika Benjamin berubah menjadi orang kaya.
Disatu sisi, Daisy menjadi penari sukses di New York City. Daisy mencoba untuk merayu Benjamin tetapi dia menolak. Ketika Benjamin melakukan perjalanan ke New York untuk memenuhi undangan Daisy. Tetapi nasib berkata lain, Daisy telah jatuh cinta dengan teman seprofesinya. Kemudian, Daisy mengalami kecelakaan pada saat tour wisata di Paris. Seketika, karir tari baletnya berhenti total karena kakinya patah. Benjamin menerima berita itu dari salah satu temannya dan segera melakukan perjalanan ke Paris mencari Daisy. Daisy berkomentar untuk pertama kalinya setelah melihat Benjamin adalah "Anda Sempurna" yang berubah menjadi sosok orang yang muda, Tetapi Daisy berubah dan ingin Benjamin keluar dari hidupnya karena Daisy tidak ingin dilihat kondisinya saat itu oleh Benjamin. Kemudian Daisy menjalani terapi agar bisa berjalan kembali.
Pada tahun 1962, Benjamin kembali ke New Orleans dan bertemu dengan Daisy lagi. Mereka jatuh cinta kembali karena posisi mereka menjadi seumuran. Kemudian Benjamin menjual rumahnya yang diwariskan oleh Thomas Tombol dan pindah ke sebuah apartemen duplex dengan Daisy. Daisy memulai sebuah studio tari balet untuk anak - anak perempuan. Namun, setelah beberapa tahun kemudian, Benjamin berkembang tambah muda sedangkan Daisy tumbuh menjadi tua, dan saat itu Daisy melahirkan seorang bayi perempuan, bernama Caroline. Tetapi Benjamin merasa pesimis dan percaya tidak bisa menjadi "ayah" karena dia terus menjadi muda dan memutuskan meninggalkan Daisy dan meninggalkan harta benda dan aset untuk Daisy dan Caroline.
Sewaktu membaca ini, Caroline baru menyadari bahwa ayah sebenarnya adalah Benjamin. Saat itu juga, Caroline menjadi bingung kenapa membutuhkan waktu yang lama untuk memberitahukan. Tetapi pada akhirnya menemukan bahwa dia adalah Benjamin yang mengirim kartu pos saat Caroline setiap ulang tahun.
Benjamin menjadi lebih muda dan melakukan perjalanan ke berbagai negara di seluruh dunia. Pada tahun 1980, dia kembali sekali lagi, seperti umur 25 tahun dia bertemu lagi di Daisy studio tari. Pada saat itu Daisy telah menikah dengan seorang duda dan saat itu Caroline berumur 12 tahun. Daisy memperkenalkan suaminya dengan Benjamin dan anak perempuannya sebagai teman lama keluarga. Daisy kemudian bertemu dengan Benjamin secara pribadi di hotel dan berbagi semangat mereka untuk satu sama lain. Saat itu, Daisy menjadi sangat tua untuk Benjamin. Tetapi Benjamin terus tumbuh sampai muda dan ke tahap proses remaja. Lalu Daisy pindah ke rumah sakit swasta di mana Benjamin dibesarkan dan bertemu dengan Benjamin, alangkah terkejutnya bila saat itu Benjamin seperti umur 8 tahun. Dan dengan sabarnya Daisy merawat Benjamin seperti anaknya sendiri.
Pada tahun 2002, jam kereta itu ditutup. Lalu setelah itu pada musim semi tahun 2003, Benjamin yang berubah menjadi seorang bayi meninggal di pelukan Daisy. Kemudian Daisy mengatakan untuk melihat kedua bola matanya yang dia ingat., tahun 2005, dikamar rumah sakit itu, Caroline ingin mengecek kondisi terakhir akibat badai Topan Katrina, Karena cerita di buku diary telah selesai. Caroline meninggalkan Daisy sendirian, setelah ingin melihat Benjamin untuk terakhir kalinya dan melihat Capung terbang di dekat jendela ( seperti Benjamin melihat waktu di tengah samudera Atlantik ) merupakan simbol roh setelah kematian. Daisy meninggalkan dunia untuk selama - lamanya.
Film dengan durasi waktu 2 jam 47 menit merupakan film yang sangat panjang tetapi penuh dengan filosofi kata yang mengandung arti yang dalam. Saya langsung mengacungkan jempol "Two Thumbs" untuk film ini. Film ini diperankan oleh Brad Pitt, Cate Blanchett, Jason Flemyng, Taraji P. Henson, Julia Ormond dan disutradarai oleh David Fincher. Dengan Genre film Comedy, Drama, Romance, Science Fiction/Fantasy and Adaptation. Oh iya... Pesan yang disampaikan sangat lah besar seperti waktu yang telah berputar tidak dapat kembali lagi, apakah arti kehidupan dan makna cinta sejati dan masih banyak pesan yang disampaikan.
Rabu, Agustus 26, 2009 | Label: Film | 3 Comments
Page Rank Alexa ku naik ke peringkat 8??wuah...it's amazing haha...
Bener g seh?padahal dah 1bln aq g blogging jg g blogwalking..kok dari peringkat 22.xxx.xxx 'baca 22 juta sekian' bisa naek drastis jadi peringkat 8 seh?jadi antara percaya dan tidak...penilaiannya dari apanya coba?humm...tp lumayanlah buat modal beken
Selasa, Juni 16, 2009 | | 7 Comments
Arti Batu Kelahiran menurut Shio or Astrologi
Baru tahu ini...Biasanya kan kalo lagi baca ramalan astrologi atau shio ramalan Cina kan ada jenis batu yang sesuai dengan kriteria kita...nah ini baru tahu arti dari batu-batu itu...hehehe...cuma untuk info aja sih...
Emerald: digunakan untuk penyembuhan physik dan emosional yaitu mengatasi penyakit di syaraf dan tidak adanya persepsi maupun kejernihan bathin.
Moonstone: dikatakan dapat menyeimbangkan yin/yang, mengatur fungsi kelenjar Pituitary, menjernihkan dan meningkatkan panca indera.
Ruby: dikatakan akan membuka hati seseorang terhadap rasa cinta, mengatasi rasa takut menjadi jelek dan tidak dicintai serta menghilangkan kekurang beruntungan.
Sapphire: dapat menjernihkan pikiran, meningkatkan kedamaian, kebahagiaan serta meningkatkan motivasi dan orientasi tujuan hidup.
Opal: digunakan untuk melihat posibilitas, membantu seseorang memiliki kapasitas untuk berbagi rasa cinta dan meningkatkan kestabilan psikis
Quartz: digunakan untuk keseimbangan, meningkatkan energi, memerangi pikiran negatif, menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk dan berbagai penyembuhan
Pearl: menolong seseorang untuk lebih mengenal diri sendiri dan meningkatkan penghargaan terhadap dirinya
Bloodstone: kegunaan utamanya adalah menstimulasi aliran energi untuk semua penyembuhan, memerangi trauma phisik, menghilangkan pembatasan-pembatasan emosi dan menstimulasi peredaran darah.
Jade: dikatakan dapat membantu seseorang untuk relax dan bijaksana.
Agate: dapat membantu untuk hal-hal yang berhubungan dengan kepribadian secara fisik dan emosional.
Kamis, Mei 28, 2009 | Label: Info, Sok Tau | 4 Comments
Kebutuhan Sosial Online
Teori hirarki kebutuhan Maslow yang dicetuskan 64 tahun lalu menyebutkan bahwa manusia memiliki lima kebutuhan bertingkat. Mulai dari kebutuhan fisiologis (sandang, pangan, serta kebutuhan biologis), keamanan (bebas dari ancaman, penjajahan, teror, dan sejenisnya), sosial (bertemen, berkeluarga, cinta), penghargaan (pujian, penghargaan, tanda jasa) serta aktualisasi diri (bertindak sesuka hati sesuai bakat dan minatnya). Barangsiapa bisa memenuhi lima kebutuhan ini maka akan bisa mendapatkan bisnis yang amat besar.
Nah, di dunia maya, Communispace menemukan enam kebutuhan sosial utama manusia. Barangsiapa bisa memenuhinya di dunia maya, maka akan mendapat efek bisnis yang luar biasa.
Apa itu keenam kebutuhan sosial di dunia maya?
Pertama: Mengekspresikan Identitas Personal.
Jaringan sosial online menyediakan berbagai fasilitas dan alat bagi siapapun yang ingin mencitrakan (atau mencitrakan kembali) dirinya sendiri melalui profil dan interaktivitasnya. Coba perhatikan profil-profil Friendster, Facebook dan sejenisnya. Anda bisa saja tercengang membaca profil teman kita sendiri karena bisa berbeda dengan persespi kita selama ini mengenai teman tersebut.
Kedua: Status dan Penghargaan (self-esteem).
Kebutuhan untuk diakui, dihargai, dipuja, tersalur betul via jaringan sosial online. Friendster bisa menghebat di Indonesia antara lain karena ada fasilitas testimonial, yang isinya biasanya puja puji dari teman-teman terhadap prestasi seseorang. Perhatikan juga, foto-foto yang tampil di jaringan sosial online adalah foto-foto untuk menaikkan status (misalnya sedang jalan-jalan di Eropa, menyelam di pantai paling indah di dunia, atau foto bersama bintang tenar).
Ketiga: Saling Memberi dan Menolong.
Manusia memiliki kebutuhan untuk meminta pertolongan atau memberi pertolongan. Internet mempermudah kebutuhan itu. Bahkan kepada orang yang belum kita kenal pun kita bisa memberikan pertolongan di jaringan sosial online.
Keempat: Berafiliasi dan Saling Memiliki.
Komunitas online menjadi ajang paling mudah untuk menemukan orang-orang “yang seperti kita”, kemudian menjalin komunikasi dan saling terkoneksi satu sama lain untuk saling berbagi informasi mengenai hobi, minat atau kebutuhan yang sejenis. Misalnya, membentuk komunitas sesama Internet marketer, pehobi kendaraan bermotor, dan lain-lain.
Kelima: Rasa Komunitas.
Rasa memiliki saja tidak cukup untuk membangun komunitas. Komunitas akan terbentuk jika ada hubungan timbal balik jangka panjang yang saling menguntungkan. Inilah yang disebut oleh Communispace sebagai Sense of Community atau rasa komunitas.
Sebenarnya, hanya dengan memenuhi kelima kebutuhan sosial online di atas, menurut Communispace, perusahaan akan meraih kepercayaan pelanggannya, sekaligus mendapatkan insight mengenai pelanggan dan anggota komunitas. Consumer insight yang dicari oleh kebanyakan marketer tersedia melimpah di jaringan sosial online.
Dan manakala perusahaan bergerak lebih jauh lagi, dengan mengajak mereka dan memenuhi gagasan-gagasan pelanggannya, menurut Communispace maka seseungguhnya mereka memenuhi kebutuhan keenam jaringan sosial online.
Keenam: Keyakinan terhadap Nilai Diri.
Manusia butuh merasa yakin terhadap nilai dirinya. Mereka berharap apa yang mereka ucapkan dinilai penting oleh yang lain dan berdampak positif ke lingkungan di sekitar mereka.
Sumber : http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/enam-kebutuhan-sosial-online/
Senin, Mei 04, 2009 | Label: Dunia Maya, Info, Kuliah | 3 Comments
Celine Dion feat Paul Anka - It's Hard To Say Goodbye

There's something in your eyes that's far too revealing
Why must it be like this a love without feelin'
Something wrong with you I know
I see it in your eyes
Believe me when I say
It's gonna be okay
I told you from the start I won't be demanding
I won't be demanding
If you have a change of heart I'll be understanding
I'll be understanding
When love becomes a broken heart and dreams begin to die
Believe me when I say
We'll work it out some way
I'll never try to hold you back
I wouldn't try controlling you
If it's what you want
It's what I want
I want what's best for you
And if there's something else that you're looking for
I'll be the first to help you try
Believe me when I say
It's hard to say goodbye
We've lost that loving touch we used to feel so much
I try to hide the truth that's in my eyes
The love without feeling
But when I feel we're not in love, I know I'm losing you
Believe me when I say
We'll work it out some way
I'll never try to hold you back
I wouldn't try controlling you
If it's what you want
It's what I want
I want what's best for you
And if there's something else that you're looking for
I'll be the first to help you try
Believe me when I say
It's hard to say goodbye
Don't say goodbye
If it's what you want
It's what I want
I want what's best for you
I'll never try to hold you back
I wouldn't try controlling you
If it's what you want
It's what I want
I want what's best for you
And if there's something else that you're looking for
I'll be the first to help you try
Believe me when I say
It's hard to say goodbye
I'll never try to hold you back
I wouldn't try controlling you
If it's what you want
It's what I want
I want what's best for you
And if there's something else that you're looking for
I'll be the first to help you try
Lagi seneng denger lagu ini...
Kamis, April 30, 2009 | Label: Love, Song | 3 Comments
Long Weekend ku...
Tanggal 9 April 2009 jelas adalah hari libur nasional yang sebenernya dikalender bukan tanggal berwarna merah, megapa?? karena ada Contrengan kalo dulu namanya Coblosan....nah dan kebetulan pula dihari Jum'at nya adalah benar-benar hari libur, hari Paskah tepatnya....dan berhubung saia masih mahasiswa yang setiap hari Sabtu itu libur, jadinya hari-hari pengangguran itu bisa disebut Long Weekend..."haiah...kalimat pembuka yang nggak penting" :D
Jadwal Contrengan diundangan tertera pukul 07.00-12.00, berangkatlah saia dan si mamah sekita pukul 07.30 wib, dan setibanya di TPS 08 eh ternyata petugasnya baru ngitungin kertas suara, tapi maklumlah kan contrengan kali ini kertas suaranya sampe 4 lapis...merah kuning ijo biru...mana liat poto-poto caleg nya nggak kenal semua lagi... hmmffhh...
(sebenernya poto ini nggak boleh dipublikasikan ma Mamah, katannya dia nampak gemuk disitu..hehehe)
Sebelum long weekend ini tiba, hari-hari sebelumnya saia dan mamah berencana menghabiskan waktu liburan ke Jogjakarta bersama si adek...cuma bertiga karena 2 anggota keluarga yang lain sibuk dengan perkerjaannya dan semakin sibuk karena ada pesta demokrasi rakyat ini...dan direncana awal kami berangkat ke Jogja naik kereta api, tapi karena setelah lihat siaran berita pagi dan tiket kereta hampir semuanya full jadinya kita 'Nekat' bawa mobil sendiri aja, tentunya dengan persetujuan dan ijin dari Romo (*artinya bapak dalam bahasa jawa :p). Akhirnya kita (saia, si mamah, si adek) berangkat bersama si blacki (*nama mobil kesayangan), perjalanan jauh menuju Ngayogjokarto Hadiningrat kita tempuh tanpa ngebut-ngebutan, maksimal 90km/jam...dan kebutulan jalanan sepi saat itu...sempat berhenti di Ngawi untuk makan siang, kemudian berhenti lagi di Surakarta menunggu Kang Mas...nah bertambah 1 penghuni si blacki...perjalanan kita lanjutkan dan di Jogjakarta sudah menunjukkan pukul 19.00...setelah sampai di hotel, kami langsung mandi, trus cari makan di sekitaran Malioboro yang secara sengaja emang dekat dengan hotel jadi jalan kaki deh kesananya...Suasana Malioboro saat itu lumayan rame, lumayanlah sedikit mengurangi rasa. tapi hari itu nggak bisa berlama-lama nongkrong dijalanan Malioboro karena badan ini rasanya memang sudah capek dan butuh istirahat untuk tujuan wisata berikutnya yakni Borobudur...hmmm...Masih masuk dalam daftar 7 keajaiban kah bangunan ini???
Jarak Malioboro - Borobudur kurang lebih 50km...humm..lumayan jauh bukan??tapi tak mematahkan semangat untuk kesana meski udara panas bisa membuat rambut ini ikut menguning...:D Tiba lah kami di candi kebanggaan Indonesia yakni Candi Borobudur


Setelah Borobudur selanjutnya masih pingin ke Parangtritis meskipun dah pernah kesana...tapi waktunya mepet, jadinya batal deh.Akhirnya sore harinya saia dan Kang Mas jalan-jalan berdua muter-muter 'nyasar' kota Jogjakarta berniat mau ke UGM, sambil cuci mata mahasiswa ganteng dan cantik yang lewat disamping kakan kiri trotoar jalan... :D setelah cukup puas jalan-jalan keliling kampus UGM akhirnya kami kembali ke Hotel, setelah makan sore...kembali kami jalan-jalan di Malioboro sampai larut...mulai dari beli kaos, liat-liat kaos, beli gantungan kunci, liat-liat gantungan kunci sampai lihat pengamen jalanan yang kreatif banget...bahkan tidak sedikit orang yang berhenti berlalu lalang ketika melewati segerombolan pengamen itu...keren deh...ada sebagian lagu yang lagi naik daun, tapi ada juga lagu-lagunya yang pake bahasa Jawa (melestarikan budaya Jawa mungkin...bagus bagus) ya meski sebagian lagunya aku juga nggak pernah denger tapi kelotekan ne enak lho....
hummffhh...nyampe Hotel tidur deh...paginya melanjutkan perjalanan lagi ini rute perjalanan liburan kami :
Suroboyo - Solo - Jogja - Magelang - Jogja - Wonogiri - Pacitan - Nganjuk - Back To Suroboyo Again
Selasa, April 14, 2009 | Label: Jalan-Jalan, Love, Saia | 3 Comments
Nyembuhin Phobia Yukk...

hummfhh membahas masalah felinophobia again...gara-garanya mbaca artikelnya mbak judith yang juga tentang phobia, trus pas kasih komen kok tiba2 beride untuk posting tentang manusia takut kucing lagi...hehehe...
“Whuaaaaaaaaaa…!!” teriakku ketika seekor kucing menghampiri. Nggak tanggung- tanggung, kakiku pun kunaikkan ke atas kursi, menghindari keberadaan kucing yang berjalan ke arahku berada. Bagi orang lain pecinta kucing mungkin kucing adalah binatang yang lucu dan menggemaskan. Tapi tidak bagi orang yang mengidap felinophobia (phobia sama kucing) seperti yang ku alami. Sulit bagiku menjelasan kenapa aku takut setengah mati terhadap kucing yang secara normal bukanlah sesuatu yang menakutkan. Mungkin diantara teman- teman ada juga yang mengalami seperti ku, misalnya takut sama ketinggian, takut sama peniti, dll…
(sedikit flashback dari artikel Phobia di blog ini)Rasa takut sih wajar dan manusiawi banget karena merupakan reaksi otomatis dari tubuh dan jiwa yang bereaksi terhadap bahaya. Seperti takut ma harimau karena takut diterkam. Tapi ada rasa takut yang menghambat itulah yang disebut phobia.Phobia adalah ketakutan yang luar biasa dan tanpa alasan terhadap sebuah obyek atau situasi yang tidak masuk akal. Pengidap phobia merasa tidak nyaman dan menghindari objek yang ditakutinya. Terkadang juga bisa menghambat aktivitasnya. Banyak hal yang membuat seseorang mengidap phobia. Paling sering sih karena traumatis, terutama yang terjadi dimasa kecil. Phobia terjadi karena pikiran bawah sadar kita salah memberi arti terhadap peristiwa traumatis yang menyebabkan phobia
Phobia bisa disembuhkan kok...kalau mau sih!!!
Biasanya pengidap phobia cenderung membiarkan phobianya, dengan menghindari objek phobianya (aku banget deh pokoknya...). Tapi daripada didiemin terus lebih baik diobatin..capek juga kan kalau terus menghindar (nggak juga kok...kan aku emang nggak mau sembuh)?
Referensi buat yang mau sembuh dari Phobia
Salah satu alternatif mengobati phobia bisa dengan hipnotis. Tentunya dengan bantuan ahli terapi (misalnya Kang Romi Rafael..bisa nggak ya??bisa bisa) dengan memasukkan sugesti – sugesti baik,. Selain itu bisa juga dengan desentisasi, yaitu dengan mendekatkan pengidap phobia dengan objek yang membuatnya takut. Tapi tidak sekaligus, melainkan dengan cara bertahap dan membuatnya merasa rileks terlebih dahulu. Misalnya orang yang phobia terhadap kucing (kayak aku), disini pertama-tama penderita diberikan stimulus berupa gambar kucing (kalo ini nggak takut) terlebih dahulu bila fase ini terlewati maka dapat dilanjutkan dengan fase berikutnya misalnya dengan membunyikan suara kucing (agak merinding...suarane elek), dan kemudian mulai dengan melihat kucing dari jarak jauh kurang dari 200m, kemudian mulai dekat-dekat dan mendekat, selanjutnya penderita bisa mulai memegang bulu kucing (wah kacau...emoh aku...lari ae lah), dan selanjutnya bisa ketahap yang lebih seperti menggendong...(*pingsan mode on). Nah itu secara singkat terapi desentisasi. Ada lagi terapi yang lebih sereeemmm...dibayar berjuta-juta mungkin aku nggak mau, namanya teknik Flooding, dari namanya aja mungkin dah terpikir apa yang akan terjadi pada kucing-kucing dan si penderita. Misalnya pada penderita felinophobia (kok aku lagi sih... >.<), nah disini awalnya penderita dimasukkan dalam ruangan tertutup (mungkin agak berlebihan...sengaja dilebih-lebihin kok), kemudian terapis memberikan satu ekor kucing didalam ruangan dan dibiarkan dalam beberapa saat (sadis kan!!!!), then..masuklah kucing kedua apabila penderita masih 'OK' untuk menerima kucing berikutnya, kemudian kucing ketiga...keeempat..kelima...dan seterusnya....(Wah...SADDDDIIIISSSSSS pollll...manusia kok dipermainkan kayak gitu seh...aku aja nggak tega *sigh) bisa mati berdiri tuh.... Nah sekarang tergantung penderita phobia ingin menyembuhkan diri dengan menggunakan terapi yang mana....
Untuk sembuh dari phobia tentunya butuh keinginan yang kuat serta dorongan dari orang- orang sekitar. Jadi, kalau temanmu phobia jangan jadi bahan untuk diisengin dengan sesuatu yang ia takuti (nah jangan iseng donk ma aku). Tapi bantulah ia sembuh dari phobianya (nggak usah deh makasih..hehehe..gini aja gpp..) :D
Selasa, April 07, 2009 | Label: Phobia, Saia, Sok Tau | 6 Comments
Sing a song...Today
Pernahkah kau bicara tapi tak didengar..
tak dianggap sama sekali..
Pernahkah kau tak salah tapi disalahkan..
tak diberi kesempatan.
Kuhidup dengan siapa?
Kutak tahu kau siapa?
Kau kekasihku tapi orang lain bagiku...
Kau dengan dirimu saja..
Kau dengan duniamu saja..
Teruskanlah..teruskanlah..
kau begitu...
Kau tak butuh diriku..
Aku patung bagimu..
Cinta bukan kebutuhanmu..
Agnes Monica-Teruskanlah
Sabtu, Maret 28, 2009 | Label: Love, Mood, Song | 3 Comments
Just a Little Bit...Ada Guyonan, Sadness, Ada Juga Hal Yang Nggak Penting Diceritain, Tapi Ada Juga Yang Penting Lho
Tiga hari sudah, virus flu menyerang tubuh saia yang juga diikuti oleh batuk....penyakit biasa memang, bukan penyakit keren kata orang kota. Maksud dari penyakit keren disini adalah penyakit kronis, penyakit berkelas alias yang banyak mengeluarkan duit untuk menyembuhkannya bahkan tak jarang jenis penyakit keren ini berhasil merengkuh nyawa selain harta kekayaan seseorang. Well, perlu diingat kalau nasib, hidup mati, jodoh, rejeki itu ditangan Sang Pencipta, kita sih cuman dipijemin aja dan nantinya semua juga kembali kepadaNya.eeeiiitss...kok malah khotbah jum'at, kembali ke topik...ya meski Cuma terserang batuk, demam, flu tapi menurutku ini penyakit paling menyebalkan karena flu batuk dan demam ini bisa membuat semua aktivitas yang sudah terjadwal jadi semakin berantakan, bahkan tidak sedikit yang gatot alias gagal total. Nah secara sampai sekarang penyakit ini belum juga sembuh meski dah dicekokin pake komik (salah satu merek obat batuk cair bukan buku bacaan bergambar), trus woods..masih tetep kebal, akhirnya belilah obat batuk putih cair tapi kok tetep menter ya nih penyakit....bandel memang...sampai akhirnya saia sudah tak memperdulikan lagi kondisi tubuh ini. Pokoknya semua harus tetap berjalan sesuai rencana....nah neh listnya :
1. Hari pertama merasa batuk, tapi belum parah. Tepatnya hari sabtu 21 Maret 2009, dari pagi sudah gentol-gentolnya pengen nyemplung didunia maya. Awalnya saia memulainya dengan beronline ria tapi masih terbatas lewat HP...yup ebuddy tepatnya. Saia pernah mendengar selintingan dari seorang teman, bukan teman dunia maya loh ini teman nyata, wajahnya ada, dan saia pun bisa memegangnya, teman saia ini berkata bahwa "Fin kamu masih tetep sering OL ta? Buat apa, ngapain seh kok masih suka OL gitu kan kamu dah punya cowok...gimana kalau seandainya cowokmu tahu kamu ngobrol ma cowok lain lewat YM gitu?"......dalam hati saia berkata "hari gini nggak OL ya nggak update donk hehehe"....namun bibir saya berkata "iya aku sering OL kok, tiap hari malah, nah kan aku juga punya temen di dunia maya, sodara,fans,temen2 jaman smp sma juga banyak kan mereka diluar sby jadi ngobrolnya lewat YM, lha gimana masa aku ga OL wah rugi dunk bisa lost contact ma temen2 so jadi berkurang dunk stock prend2ku...itu alasan pertamanya, alasan lainnya, OL itu banyak gunanya juga misalnya kompiku kena virus nah aku susah mbetulinnya, jreng..jreng di list prendku ada salah seorang temen yang OL 24 jam dan jago IT nah jadilah saya berguru ke dia tentang problemku, lewat OL kita juga bisa sharing hal2 lainnya kan mungkin masalah pribadipun bisa. Hmmmm....kalau masalah ketahuan "mas ku" seh nggak papa, dia juga gak trlal peduli kok...aku pun juga nggak melarang dia berkomunikasi dengan teman2nya lewat dunia maya...Jam udah nunjukin pukul 10 pagi, akhirnya daripada cuma nongkrong dirumah makan tidur makan tidur,saia dengan bantuan mio segera kabur dari rumah menuju pertapaan sementara yakni warnet alias warung ngeNet, warung interNet, warung iNet, warung Network, warung peNyet...haiah...tambah edan....walhasil 3 jam disana hanya melototin of course my lovely blog "Felinophobia", my hunny site "facebook", my last hunny "friendster", my new new hunny bunny sweety candy "scribd.com, ziddu.com, 4shared.com dan web jurnal lainnya". Setelahnya pulang tidur, makan, mandi, nonton tipi, makan, tidur lagi......
2. Kukuruyuuuukkk....Hari kedua..hari TEPAR sedunia..hahaha....gimana nggak tepat, bangun jam 5 pagi...padahal hari libur lho, rajin kan aku :p .... melihat kondisi kamar yang berantakan kayak kapal pecah, kayak habis ada kucing garong masuk ngejar saia dikamar....hiiiaaa....., kayak ada angin topan semalemam, trus yang paling jelas saia deskripsikan seperti kios fotocopi an didepan kampus yang penuh dengan kertas-kertas buram ataupun kertas penting bahkan mungkin ada cek 1 miliar berserakan dan pelayan kiosnya nggak mau tahu bersih atau kotor kiosnya juga badannya aaiiicchh...yang penting uang mengalir dilaci kayunya dan banyak para mahasiswa yang ngoceh sana sini, protes kalau ada yang belum diguntinglah, belum dijilidlah, ditunggu dosen lah, GPL GPL lah, ampe yang pake ngebon alias ngutang meski cuma 500 perak..parah kan....sekarang saatnya untuk cuci muka karena memang cukup cuci muka saja, muka saia akan terlihat lebih sumringah, lebih melek, dan lebih manis tentunya hiiiaaahh....akhirnya dengan mata berbinar-binar sama kayak waktu pertama main Zuma sebelum tamat, saia pun berinisiatif untuk memindah-mindahkan letak tempat tidur, almari, meja kompi, box2 buku, kursi, kaca, meja rias, tipi ampe jam dinding dikamar saia, bisa dibayangkan berapa banyak kalori dan lemak yang dikeluarkan tubuh saia ini, nah gimana mau gemuk coba??? @#$%!@#... Intinya setelah kira-kira 3jam an saia beteman dengan perabot kamar saia dan tentu dengan debu-debu saia pun puas dengan hasilnya...eehhh tiba-tiba si mamah muncul dari balik pintu trus ngomong gini ni "Na, ra oleh lho kasur madep kiblat.." wwwuuuaaahhh....brarti harus diputar lagi...hummffhh dengan bantuan kaki tangan pinggul dan pantat akhirnya tempat tidur saia pun bisa diputar sesuai petunjuk si mamah. Selesai juga....selang beberapa menit kemudia punggung kiri saia terasa sakit, segera saia tempelin dengan koyo'..wew kayak embah2 encok ae iki....tapi disore harinya sip telah sembuh dengan ajaibnya...koyo' pancen jos....nggak salah kalo si mbah dulu berlangganan koyo' whahaa...di sore harinya flu dan batuk yang meyerang saya semakin parah tak henti-hentinya saia bersin-bersin, batuk-gatuk bahkan sampai sekarangpun hidung saia masih terasa sakit....nggak bisa tidur, hidung mampet, tenggorokan gatal, mata memerah, bahkan permisi dulu ya air pipis saia pun hangat...nah saia menebak..ini pasti gejala demam, dan emang betul adanya....
3. Hari ketiga....masih dengan keluhan yang sama, bangunpagi terasa pusing...akhirnya saia memutuskan untuk stay dirumah aja, sebenarnya jadwal keartisan saia cukup padat saat itu...harus ke kampus WM pinjem buku, ke kampus Ubaya pinjem jurnal, ke kampus Unair kongkow ma winna n temen yg lain....ya sudahlah demi kesehatan saia juga harus berkorban. Sampai akhirnya hari sudah menjelang sore dan ada janji untuk mendatangi ke acara ultah temen Winna karaoke bareng...dalam hati kecilku berkata "edan lha wong watuk pilek ngene kok malah karaokean, suaramu elek dul wis turu ae lah ga usah teko jeh". Tapi saia pun datang karena pihak yang berultah adalah teman baik saia si kwek...sepulangnya dari acara karaoke apa yang terjadi...ya benar suara saia pun jadi lebih ancur...
4. Hari keempat....tepatnya adalah hari ini.....tetap masih dengan kondisi demam, batuk, flu yang tak reda-reda....berangkat kekampus karena jam setengah 8 ada kuliah pagi, kata temen-temen seh kuliah reuni haikhaikhaik....bisa ditebak bukan?? Setelah kuliah kelar kira-kira setengah 10 pagi, saia pun sudah tak ada kegiatan apa pun sampai dengan jam setengah 3 sore untuk kuliah reuni lagi...hasrat mau keperpus pun surut sudah gara-gara tubuhku melemah, pusing disertai kaki dan tangan yang dingin....akhirnya saia pun memutuskan untuk wifi an sambil tiduran di Pmpm, ternyata saat itu pmpm cukup dingin untuk tubuh saia, namun saia pun bertahan....jam sudah menunjukkan pukul 1 siang, saia pun pergi ke kantin bersama beberapa teman untuk memperoleh sesuap nasi "majas" setelah habis 1 piring nasi campur sayur manisa, bali telor, dan mie hiaah ditambah aqua botol dingin saia pun kembali ke pertapaan yakni Pmpm....sambil tiduran.. wifi an... berharap sang kekasih muncul meski lewat laptop...eiitss ternyata muncul tapi cuma 5 menit...sayang sekali...namun saya pun tetap tegar menjalani waktu tanpanya saat itu haiaaaah....dan terasa sekali keletihan, kebosanan, kepenatan, kebetean, dan pusing saat itu, tepat pukul setengah tiga kami pun naik ke lantai tiga untuk memgikuti kuliah reuni sesi 2 dan kebetulan dosennya adalah dosen wali saia yang selama ini setia memberikan tanda tangan dengan tangan kidalnya kepada saia jikalau saia membutuhkan persetujuannya menyangkut akademis...eeeiiitsss tapi apa yang terjadi.....kami berenam (4 winna 2 teman satu angkatan lainnya) diusir mentah-mentah hanya karena telat 7 menit saudara...aih aih malunya diriku, dan menyebalkannya pak dosen saat itu...bahkan salah satu dari 6 mahasiswa yang diusir berkata "wah pak e lagi bad mood kayak e, paling semalem nggak dikasih jatah ma isterinya mungkin" wkakakakaka.....bisa jadi bukan!!!!
SELESAI....
Ada saatnya ketika dia mampu menerima semua yang terjadi...
Namun ada kalanya pula dia akan rapuh tak se tegar yang kau kira...
Kenapa semua yang dia katakan tak pernah nyata...
Karena dia bukan Tuhan, dan dia Cuma bisa berharap..berdoa...
Apa yang akan terjadi padanya, apa engkau tau...
Mungkin tidak, karena kau kurang peduli padanya...
Selasa, Maret 24, 2009 | Label: Love, Mood, Saia | 8 Comments
This quiz was provided by Match Special
Free Online Dating
Artikel Top
Facebook Badge
Pengunjung
- Lowongan Kerja Jatim
- Lowongan Kerja Bandung-Solo
- Video Download
- Okezone.com
- Liputan 6 SCTV
- Caddy Golfnya Antasari
- Psikologi Industri
- Online Strategy
- Raditya Dika - Kambing Jantan
- Pak Bondan - Wisata Kuliner
- Dagdigdug
- Gossip Girl
- Christian Sugiono
- Oprah Winfrey
- Raditya Dika
- Jawa Pos
- Magazine
- Download Software Hp
- Download Software
- Multiply
- Download Jurnal 2
- Download Jurnal 1
- Download Songs
- Update Antivirus
- Kampusku
